Langsung ke konten utama

AHOI!!

sebenernya udah lama banget mau posting tapi gatau kenapa tiap udah depan kompi mood nya langsung ilang... banyak cerita yang ingin gue bagi entah berantah apa tyang tadinya udah ada di otak sekarang ilang... ah tidaaaakk!!!


IMADA..
Okey tentang janji yang belum sempat saya tepati menulis tentang sebuah keluarga besar BERNAMA IKATAN MAHASISWA DJAKARTA..
Awalnya..
gue adalah orang yang menyukai dunia jurnalistik sejak SMA ya.. denger dari pipit dia ikutan IMADA kata pipit di IMADA asik banget jadi jurnalis gitu gue tertarik ikutan dari tahun 2009 lalu dan pipit bilang "ntar yaa sov tahun depan".
waktu tak terasa udah tahun 2010..
"pi..jadi ngga ikutan??"
"ikut apaan pit?"
"IMADA"
"oh... liat ntar eh..."


ternyata oh ternyata temen2 deket gue pada ikutan semua
agil,irda,ida,putri semua udah pada bayar registrasi...
semangat banget lah mereka sambil ngerayu rayu gue.. oke gue tertarik buat ikut!!
meski beberapa kali bimbang gue pilih untuk ikut!!
meskipun gue ngga ikutan briefing gue percayain diri aja buat ikutan langsung novitiatus...
yaps... semangat iutan novitiatus berangkatlah bareng si ida sama putri ke kosan agil.. berharap besok paginya bisa jalan bareng2.
taukah apa yang terjadi malem itu??
kosan agil tak bisa menampung kami ber4 yang ternyata badannya cukup berisi hahahha
gak gue duga...
ida sama putri malah ngajak gue buat pergi??
hei itu bukan tujuan saya...

agil pun melarang gue buat ikutan mereka.. alhasil gue ditinggal berdua agil di kosan.. jam 12 malem agil pindah ke kosan temennya.. ga tidur gue nungguin ida sama putri balik ke kosan gue sms gue telepon ngga ada jawaban... sampe akhirnya datanglah shubuh... gue solat dan agil balik ke kosannya... sampe pagi itupun belom ada kabar juga dari 2anak itu...
yayyayayaa..... jika saya tahu akhirnya seperti ini saya bisa berangkat pagi dari rumah saja sendiri!!!
sudahlah.....
sarapan di depan de best ketemu sama shinta juga terus kita naik angkot bertiga...
begitulah perjuangan pagi itu..
sampailah gue di daerah pasar minggu.. mulai mengenal satu persatu teman teman baru.. mencari kelompok dan mencoba menghafal lagu lagu IMADA...
BEKANTAN! yaa itu nama kelompok gue di novitiatus






ada boni dan hakam saat itu kita cuma bertiga..
menunggu dan menunggu... sampai akhirnya mata kita ditutup dan saling berpegangan erat jalan menuju lokasi novitiatus hahahah seruuuu dan aku tau inilah keluarga baruku,,,

banyak banget cerita yang menarik disana...
dari penyambutan dari senior dan seniorita yang begitu gempita...
menyulap area menjadi begitu istimewa "saya begitu merasa berada di hutan sungguhan!"
hingga akhirnya saya terpilih menjadi seorang jendril disemangatkan sebuah topi kebanggaan saat itu... menemani sang jendral THEO kita menghapal sumpah peot lagi dan lagi... hhahaa...








disana kita diasah buat jadi mahasiswa IMADA yang berani kreatif cerdas karena IMADA ADALAH BUKU PESTA CINTA DAN KARYA..
kesederhanaan seru2an kita rasakan bareng2 disana dari mulai latihan buat yell
sampai selesailah masa2 noviti dan kami menjadi berubah nama sebagai ANGGOTA MUDA IMADA

saya begitu berbeda semangat itu tak sekokoh saat noviti cuma ikut 2x bpmp yaitu bpmp 2 di ikj dan bpmp yang di rumah nyor daong




ada rasa bersalah dan kecewa pada diri sendiri dan malu yang begitu besarkarena jarang dateng dan kumpul bareng kalian..

sampe akhirnya saya memberanikan diri untuk datang ke dies natalis meskipun saya lulus bersyarat karena tercatat sebagai anggota Muda yang tidak aktif
terimakasih buat senior-seniorita dan temen2 anggota IMADA angkatan 10 buat semangatnya

satu kata yang membuat saya bisa menulis ini adalah ,,,


AHOI
AHOI
AHOI
AHOI
AHOI


Komentar

Postingan populer dari blog ini

im collector!

Aku pernah bilang bahwa aku adalah seorang lulusan sarjana komunikasi, aku paham sedikit banyak mengenai penyiaran radio dan tv, aku juga memiliki modal pengalaman 7 bulan sebagai jurnalis online sebelum aku lulus kuliah, prestasiku juga banyak dan aku terlalu sombong menongak bahkan menegaskan bahwa aku tidak suka berkerja kantoran, duduk dibelakang meja apalagi di sebuah Bank. Itu bukanlah aku, bukanlah passion ku.. Semua berubah, ketika aku mengundurkan diri menjadi jurnalist infotainment di media online pesatnews.com pada desember 2012 lalu, aku resmi menjadi seorang pengangguran. Beda rasanya, ketika kita baru lulus dan menunggu pekerjaan dengan posisi aku yang saat itu lulus malah berhenti berkerja. Lalu, aku harus rajin mengirimkan email, datang ke job expo agar aku bisa mendapatkan kerja. Beberapa media sudah ku datangi, namun tak satupun meloloskan aku dari nasib ini. Aku mulai luluh, aku mengubah pola pikirku. Aku tak bisa diam dirumah tanpa gaji. Aku coba melamar di bank...

Review hotel Horison Ciledug

Hello selamat tahun 2020! Meski, tahun ini diawali dengan banjir namun itu bukan menjadi alasan untuk nggak bersyukur dan bahagia atas segala nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita. Gak kayak malam tahun baru 2018 jalan-jalan ke luar kota. tahun ini, aku, suami dan anakku bermalam di kontrakan aja. Ini karena cuti awal tahun atau tgl 1 nya nggak di approve kantor. Maklum kerja di media kudu siap lahir batin kalo nggak bisa liburan ditengah orang-orang normal liburan. Tapi, karena musibah banjir yang menggenangi wilayah dekat kantor atau akses menuju ke kantor jadi terputus. Akupun tetap nggak bisa masuk kerja. Tapi ku tetap melaporkan banjir di sekitar kontrakan. Bukan cuma jadi penikmat nonton banjir, alhamdulillah rumah mama kebagian banjir sampai leher orang dewasa. Alhasil, scoopy yang kubeli dari gaji semasa kerja di Bank Mandiri 7 tahun lalu tenggelam. eiitss... sabar ya dengerin aku curhat di awal. Hahaha.. Jadi, di tgl 2 aku dan anakku dapet kado dari suami yakni ngi...

Main dong ke RPTRA

Minggu pagi aku ajak suami dan anakku ke RPTRA meruya utara jakarta barat. Sekedar jalan2 aja sambil bayangin masa kecilku main di lapangan komplek. Dikutip dari wikipedia.. Ruang Publik Terpadu Ramah Anak atau juga dikenal dengan singkatan RPTRA adalah konsep ruang publik berupa ruang terbuka hijau atau taman yang dilengkapi dengan berbagai permainan menarik, pengawasan CCTV, dan ruangan-ruangan yang melayani kepentingan komuniti yang ada di sekitar RPTRA tersebut, seperti ruang perpustakaan, PKK Mart, ruang laktasi, dan lainnya. RPTRA juga dibangun tidak di posisi strategis, tetapi berada di tengah pemukiman warga, terutama lapisan bawah dan padat penduduk, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh warga di sekitar.RPTRA, yang diinisiasi oleh Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dibangun sebagian besarnya dengan menggunakan sumbangan dana Corporate Social Responsibility. Peran pemprov biasanya dengan menyediakan lahan...